ini ceritanya belum selesai. Nanti aku lanjutin kalo ada waktu byee...
selamat membaca
Senyuman Yang Terakhir
Salah
apakah aku terhadap sahabat ku , selama ini aku selalu merindukanmu kau adalah
sahabat terbaikku. Sepanjang perjalanan aku merasa kau ada di sisiku .. Wulan sebenarnya aku membutuhanmu di saat aku
sendiri aku berharap kita akan menjadi suster .. itu kata terakhirmu untukku
hidup harus serius jika gak serius maka untuk apa hidup di dunia ini ..
Tepat
jam 06.00 aku bergegaske kamar mandi untuk berangkat ke sekolah Majijo High.
Saat aku memasuki sekolah aku melihat ada anak
yang berkelahi memang anak di negara ini rata rata bisa berkelahi
apalagi perempuannya, tapi aku sudah berjanji kepada Wulan untuk gak berkelahi
lagi karena Wulan meninggal karena aku.
Ting
tong ... belpun sudah berdering aku pun segera masuk ke kelas. Saat di kelas
“ Anak anak
perkenalkan dia adalah Nabila dia adalah tranfersal murid, Bil kamu bisa duduk
di sebelah sana “
“ Iya pak
..” jawabku sambil berjalan ke tempat duduk yang sudah di perinahkan oleh bapak
guru
“ Hei
Transfersal murid, berani juga ya sekolah di sini ..” panggil seseorang yang
ada di belakang bangkuku
Aku pun
hanya bisa menoleh kebelakang dan menatap matanya saja.
“ Hei dasar
kau mengapa tak menjawab pertanyaanku ..?”
“ Hei Dera
kamu duduk yang benar ..!!! “ bentak pak guru
“ hishh..!!”
Ting tong
.. Bel pun sudah menunjukkan untuk istirahat, aku pun langsung menuju ke tempat
yang sepi agar aku bisa membaca buku pemberian Wulan saat itu.
Tiba tiba
ada anak yang bertengkar di belakangku
BRUKKK
...
“ Hei kamu
jangan sok deh jadi pahlawan sekolah ini ..!!” Bentak Dera dari Team Popustuck
“ Huh
pahlawan apakah kau seriuss ..!! hahahahah ..???” Tambah sahabatnya Dera yaitu
Berlian
“ Pahlawan ,aku
selalu seriuss ..!!!” jawab anak yang hampir di bunuh oleh Team Popustuck
“ Aku
selalu serius untuk menjalani hidup, jika aku gak serius untuk apa hidup..!!!”
sahutku sambil nada marah.
“ Hei
kenapa sih kamu kok nyaut aja, serius mau bantuin anak pecunddang ini hahah
sama sama pecundang sih..hahahahah!!!” jawab Dera
15 menit
aku pun menghabisi mereka dengan tangan kosongku aku gak suka jika ada
seseorang yang hidupnya gak mau serius .. aku sangat benci apalagi kata Wulan
itu membuat aku bisa serius menjalani hidupku ..
“ Apakah
kamu serius , “ jawab seseorang yang hampir di bunuh oleh Team Popustuck
Akupun
berjalan meninggalkan mereka yang terisak kesakitan, ada perempuan yang
melihatku dengan pesimis akupun langsung menghiraukannya lalu pergi
Saat di
kelas..
“
Abill..!!” panggil seseorang dari belakang, dan itu ternyata anak kemarin yang
hampir di bunuh oleh team Popustuck dia bernama Alfina
Akupun
langsung menarik kursi bangkuku lalu aku membereskan buku dan bergegas
pulang.aku langsung bergegas ke tempat kerjaku yaitu menjadi pembantu suster
hanya ini yang bisa kulakukan unu bisa menjadi suster seperti yang dikatakan
Wulan.
“ Selamat
malam Bil..” panggil ramah salah satu suster ,lalu ku balas dengan senyumanku
“ Jugha ..”
jawabku
Akupun
berjalan menuju tempat pengambilan baju atau bisa di bilang tempat jemuran para
pasien.
“ Hey kamu
udah kalah , ngapain kok beraninya main lagi..!!!” ucap pasien yang sedang
bermain kartu
“ Oh gak
bisa aku belum kalah ..!!!” jawab salah satu pasien yang satunya
“ Oh minta
berantem kau ..!!!”
“ Oh
nantang lo..!!!”
Akupun
langsung menghampiri dan langsung melerai para pasien yang hampir bertengkar.
“ Sudah,
ini adalah rumah sakit..” ucapku tiba tiba
“ Huh.. ? “
ucap pasien perempuan cantik yang duduk di sebelah para pasien yang hampir
bertengkar itu.
Akupun
langsung bekerja hingga selesai, jam sudah menunjukkan waktu 20.00 malam
saatnya aku harus pulang.
Akupun
berjalan melewati jalan pintas.sesampai di rumah
“ Oh sudah
pulang, bagaimana sekolahmu..?” tanya ayah
“ Seperti
biasa ..” jawabku
“ Oh..,
bagaimana sudah punya temankah..?”
“ Aku gak
berharap punya sahabat” jawabku sambil mengambil makanan yang ada di depanku.
Selesai
makan aku langsung pergi ke kamar untuk belajar
Aku pun
membuka buku yang ada fotoku dengan Wulan .. begitu bahagianya jika aku bisa
bersamanya selamanya , hanya gara gara aku ingin berubah Wulan meninggal demi
aku .. Wulan ..
Esoknya
“ Pagi
Abell..” panggil Fina
Akupun
menghiraukannya dan meninggalkan dia .. saat di kelas
“ Abell
apakah kamu mau buah..? apa kamu mau makanan utama akan ku belikan kok ..” ucap
Fina dengan menawarkanku makanan.
Akupun
menggelengkan kepalaku.
“ Abell aku
mau bicara sesuatu denganmu.. AAKUU INGINN JADII PENGIKUTTMUU..” ucap Fina
dengan sujud di kakiku
“ Huh
sudahlah gak usah seperti itu ..” jawabku
“ Abell..”
“ Umm..
bisakah kamu gak panggil aku dengan panggilan Abell..?”
“ Huh
apakah kamu gak suka ..?”
“ Huh
pengikutt “ ucap serentak Team Popustuck yang ada di belakang bangkuku
Akupun
langsung meninggalkan Fina dan bergegas ke tempat sepi yang bisa membuatku
nyaman dan tenang.
Saat di
perjalanan aku bertemu dengan anak perempuan yang sudah 2 tahun sekolah di
Majijo High mereka adalah Team Kodaina Sister, katanya mereka kuat
“ Hei
Nabila anak transfersal murid beraninya kamu melewati kita dengan tatapan yang
seperti itu ..!!” panggil salah satu anak dari Team Kodaina
“ Hey
katanya kamu kuat sampa sampai kata Team Popustuck kalah denganmu..?”
“ Selamat
pagi ..” jawabku
“ Huh ,
maksudmu apa ..?”
Akupun
langsung melanjutkan perjalananku , tiba tiba kedua saudara yaitu Team Kodaina
menyetopku di saat aku berjalan ..
“ Hey
apakah kamu serius mau pergi ..!!!”
“
Seriuss..??”
Tahan bil
tahan kamu gak boleh bertengkar kamu kan sudah berjanji sama Wulan agar gak
berantem lagi. Aku membatin sambil mengepalkan tangan yang penuh dengan
perasaan dendam
“ Bisakah
aku pergi ..” ucapku
“ Huh ..?”
Akupun
melanjutkan perjalananku menuju kelas
“
Abell..!!!” panggil Fina dari belakangku
“ Ini
untukmu makan yah.. ini dia ayam yang paling terlezat di dunia ..!!!”
Akupun
menggelengkan kepalaku
“ Apakah
kamu gak suka “
“ Bukannya
gak suka tapi aku tidak lapar , makanlah dengan teman yang lainnya “
Akupun
langsung menuju tempat dudukku yang ada di dekat jendela kelas , lalu aku
melihat ke luar jendela ada anak yang di tawur disana tiba tiba ada sahabatnya
yang menolongnya .. akupun langsung teringat oleh Wulan saat itu
Lalu aku
mengenggam gelang tangan dan kalung pemberian Wulan itu membuatku membayangkan
saat dia menolongku
“ Hey Bil
mengapa kamu berantem sendirian .. aku masih meragukan kemampuanmu..”
“ Huh..?
sebaiknya tolong aku..!!”
“ Sekarang
tentang serius bukan untuk main main lagi ..”
“ Iya “
“ Kita
serang dengan aba abaku”
“ Iya “
“Bil apakah
kamu gak papa..kenapa kamu kok bengong ..?” panggil Fina tiba tiba
“ Huh..?
gak papa” jawabku sambil membaca buku
Tiba tiba
anak anak dari suatu geng yang katanya terkuat di Majijo High.
Brukk ...
Dia
langsung menendang mejaku hingga bukuku terjatuh, akupun terkejut lalu aku
mengambil meja dan bukuku yang terjatuh, lalu dia mengenggam tanganku erat ,
akupun berusaha untuk melepaskan genggamannya .
“ Nabila..
maukah kau bertanding dengan ku..?”ucap dia tiba tiba
“ Ha..
Geriskha anak dari Hukegaruka fams dia salah satu queennya “ ucap tiba tiba
Dera ketua Team Popustuck.
“ Hei kau
siapa ..? beraninya kau bilang seperti itu ke Abill..?” Jawab Fina sambil
mendorong badan ku kebelakang seolah olah dia mau melindungiku
“He..!!!
apakah kamu pengikutnya ..? hAhahah..!! apaka kamu serius ”
“ Nabila
akan ku tunggu nanti kau ..!!!” Bentak dia tiba tiba
“ Sudah
pergii sana ..!!” bentak Fina tiba tiba sambil menatap diriku
“ Jika kamu
gak datang.. lihat saja ..!” jawab dia sambil meninggalkan kelas
Akupun
langsung duduk di tempat dudukku sambil membaca bukuku lagi.
Belpun
telah berbunyi berarti itu tandanya saatnya pulang. Saat diperjalanan aku
bertemu lagi dengan Team Kodaina di menyegat diriku dan Fina .
“ Nabila
..!!!”
Tiba tiba
dia mengambil bukuku dari tasku
“ Huh ini
buku apa’an kimia huh .. kau sangat anak yang baik hati sekali huh..?”
Lalu ia
menyobek bukuku bagian tengahnya .
“ Nabila ..
bukumu..?” ucap Fina dengan raut muka yang sedih
Akupun
langsung megambil bukuku tersebut dan langsung berjalan ke tempat kerjaku .
“ Selamat
siang Nabila .. ?” panggil seorang suster dari belakangku
“ juga ..
semoga harimu indah “
“ Huh apakah
Nabila kerja sampingan menjadi pembantu suster jadi buku itu sangat berharga
donk ..” Bisik Fina sambil mengumpat di belakang tong sampah.
Lalu akupun
angsung mengganti pakaian seragam ekolahku dengan seragam pembantu suster dan
langsung mengerjakan tugas ku yaitu ke tempat penjemuran lagi .
“ Hei
sekarang aku yang menendang bola itu
,..!!” ucap anak perempuan cantik dari kejauhan
“ Huh gak
bisa ini giliranku ..!!!”
Lalu ia
melihatku dan ia megajakku untuk bermain sepakbola di halaman rumah sakit.
“ Hei anak
perempuan mau gak kamu main ..? bersama kami .?” panggil anak perempuan itu
tiba tiba.
“ Huh maaf
, aku banyak kerjaan hari ini ..” jawabku sambil tersenyum
“ Hei kamu umur
berapa ..?” tanya pasien perempuan itu
“ Umur 16
tahun , yasudah saya mau pergi dulu ..”
“ Namamu
siapa ..?”
“ Nabila,
kamu..?”
“ Feriskha,
salam kenal yah ..?’
“
Hei bagaimana ia mau gak main sepak bola sama kita ..”
“
Hem gak bisa katanya dia , dia sibuk ..? “
“
Oh baiklah kita lanjut saja ..”
Setelah aku
menyelesaikan pekerjaan ku akupun langsung pulang di saat aku perjaanan pulang
aku merasa tidak enak dengan Fina . akupun langsung mencarinya
“ Hei
Geriskha .. aku ingin kau berantem denganku , jadi kau gak usah menantang lagi
dengan Abill" Bentak Fina di depan markas Geriskha .
“ Oh kamu
.. padahal aku lagi gak menunggu kamu , tapi kok yang datang si babi besar ..?”
jawab Geriskha sambil terawa
Selama di
perjalanan pulang aku bertemu Dera ...
“Hei Nabila
teman bodohmu .. “
Akupun
hanya terdiam mendengar apa yang dikatakan oleh Dera, kaupun sadar bila Fina
itu sayang sama aku, padahal aku gak berharap jika dia menjadi temanku.. lalu
aku berlari menuju markas Geriskha ...
Setelah di
tempat markas Geriskha aku melihat Fina terjatuh ,, dia tetap melawan Geriskha
walaupun dia sudah banyak mengeluarkan darah dari hidungnya, akhirnya Fina pun
pingsan akupun langsung menolong dia yang sedang terisak kesakitan itu.
“ Hey..
Nabila ..!!” panggilnya sambil menarik bajuku ke belakang .
Akupun
berusaha melepaskan tangannya dari pundakku dan menolong Fina yang sedang
terjatuh di lantai.
“ Abill”
“ Sudah
jangan banyak bicara “
“ Hey
apakah kamu serius untuk menolong anak pecundang ini huh ..?”
“
Seriusss..?” jawab serentak teman teman Gersikha itu
“ Aku
selalu serius, jika aku gak serius maka untuk apa aku hidup huh..!!”
Lalu selama
setengah jam akupun berkelahi dengannya .. dia adalah saingan terkuat .. sampai
sampai hidungku berdarah
“ Oh Nabila
kamu sangat kuat aku ..aku”
Akupun
langsung mengulurkan tanganku kepadanya
“ Ayo kamu
kan kuat “
“ Iya “
“ Abell ayo
kita pulang “