Rabu, 26 November 2014

lihatlah tugas ku kelas IX


CONTOH MAKALAH
DAFTAR ISI
Pendahuluan............................................................................2
Latar  Belakang.......................................................................2
Rumusan Masalah....................................................................3
Tujuan Pembahasan.................................................................3
Pembahasan.........................................................................4
Keadaan Bahasa Indonesia di Indonesia..................................4
Kedudukan Dan Fungsi Bahasa Indonesia…….....................5
Peran Bahasa Indonesia Dalam Pembangunan.........................8
Peran Bahasa Indonesia Di Era Globalisasi...................................10
Penutup...................................................................................13
Simpulan.............................................................................13
Daftar Pustaka................................................................14

BAB I

PENDAHULUAN



1.1 LATAR BELAKANG

       Negara Indonesia adalah negara berkembang didunia yang terdiri dari ribuan pulau, memiliki keanekaragaman budaya, suku, ras dan agama. Sebagai negara yang mejemuk dan banyak memiliki perbedaan, menjadi kelebihan dan juga sekaligus kelemahan yang jika perbedaan tersebut dikedepankan

       Dari letak geografis, posisi wilayah negara Indonesia terletak diantara dua benua dan dua samudra. Terletak antara benua Asia dan benua Australia serta antara samudra Hindia dan samudra Pasifik. Letak yang sangat strategis karena merupakan sebagai persimpangan lalu lintas dunia dan berpengaruh terhadap perkembangan ekonomi Indonesia itu sendiri

       Selain letak wilayahnya yang strategis, Indonesia juga memiliki kekayaan alam yang melimpah yang terbentang dari darat sampai laut yang semua itu tidak dimiliki oleh negara lain dan keadaan tersebut memiliki potensi munculnya masalah terutama permasalahan sengketa wilayah laut antar negara tetangga

       Dari beberapa keadaan diatas, Indonesia memiliki potensi konflik yang tinggi baik itu konflik yang bersifat eksternal maupun internal, dan disinilah perlu adanya satu kesamaan yang bisa mempersatukan indonesia tanpa mengedepankan perbedaan untuk memperkokoh rasa nasionalisme dan setia untuk mempertahankan indonesia dari ancaman-ancaman negara luar dalam bentuk apapun

1.2. RUMUSAN MASALAH

       Berdasarkan uraian diatas dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut
Bagaimana keadaan bangsa Indonesia saat ini
Mengapa bahasa Indonesia penting dalam membangun bangsa?
Bagaimana bahasa Indonesia dapat membantu membangun bangsa ini?

1.3. TUJUAN PEMBAHASAN
Diharapkan mahasiswa mengerti akan keadaan bangsa Indonesia saat ini
Diharapkan mahasiswa dapat turut serta dalam membangun bangsa ini dengan mencintai budaya sendiri dan mengedepankan persamaan


BAB II
PEMBAHASAN


2.1. KEADAAN BAHASA INDONESIA DI INDONESIA

       Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak lupa akan sejarah bangsanya dan jika kita 
menoleh kebelakang bagaimana bahasa menjadi alat pemersatu bangsa yang mampu mengedepankan 
persamaan dan mengesampingkan perbedaan

       Pada saat ini bahasa indonesia sudah menjadi bahasa pengantar dalam dunia pendidikan dan berbagai 
kegiatan kenegaraan akan tetapi pada kehidupan sehari-hari di beberapa lapisan masyarakat masih 
menggunakan bahasa daerah dan sebaliknya di beberapa lapisan masyarakat yang lain,menggunakan 
bahasa asing dianggap memiliki tingkatan level dan prestisius yang lebih tinggi jika dibandingkan 
menggunakan bahasa Indonesia

2.2. KEDUDUKAN DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA
       Jika dilihat dari kedudukannya, bahasa Indonesia mempunyai empat kedudukan, yaitu sebagai bahasa persatuan, bahasa nasional, bahasa negara, dan bahasa resmi. Dalam perkembangannya, bahasa Indonesia adalah bahasa budaya dan bahasa ilmu. Keenam kedudukan ini mempunyai fungsi yang berbeda, meskipun pada prakteknya bisa saja muncul secara bersama-sama dalam satu peristiwa, atau hanya muncul satu atau dua fungsi saja.

       Dalam hubungannya sebagai alat pemersatu suku dan budaya yang memiliki latar belakang yang berbeda, bahasa Indonesia justru dapat menselaraskan hidup sebagai bangsa yang satu tanpa meinggalkan identitas kesukuan dan kesetiaan kepada nilai-nilai sosial budaya. Bahkan, dengan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuani, kepentingan nasional diposisikan jauh di atas kepentingan daerah dan golongan

       Latar belakang budaya dan bahasa yang berbeda-beda berpotensi sebagai penghambat hubungan antar daerah dan antar budaya. Tetapi, melalui bahasa Indonesia, etnis yang satu bisa berhubungan dengan etnis yang lain sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman. Apa pun latar belakang etnisnya, kita dapat bepergian ke pelosok tanah air dengan memanfaatkan bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi

       Kenyataan ini berperan penting dalam penyebarluasan bahasa Indonesia dalam fungsinya sebagai alat perhubungan antar daerah dan antarbudaya. Semuanya terjadi karena semakin baiknya sarana perhubungan, bertambah banyaknya jumlah perkawinan antar suku, dan bertambah banyaknya perpindahan pegawai negeri atau swasta dari satu daerah ke daerah yang lain

       Kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dikenal sejak 17 Agustus 1945 ketika bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Bahasa Indonesia mencerminkan nilai-nilai sosial budaya kebangsaan, dan dari bahasa nasional ini, Indonesia menyatakan harga diri dan nilai-nilai budaya yang dapat dijadikan pegangan hidup dan sebagai lambang identitas nasional

       Dengan di berlakukannyanya Undang-undang Dasar 1945, kedudukan bahasa Indonesia bertambah sebagai bahasa resmi. Dalam kedudukannya sebagai bahasa negara, bahasa Indonesia digunakan dalam  upacara, peristiwa, dan kegiatan kenegaraan, baik secara lisan maupun tulis. Pidato-pidato kenegaraan ditulis dan diucapkan dengan bahasa Indonesia

       Penulisan dan penerjemahan buku-buku teks serta penyajian pelajaran di lembaga-lembaga pendidikan untuk masyarakat umum dilakukan dengan menggunakan bahasa Indonesia. Dengan demikian, masyarakat Indonesia tidak lagi bergantung kepada bahasa-bahasa asing (bahasa sumber). Pada tahap ini, bahasa Indonesia bertambah perannya sebagai bahasa ilmu.

2.3. PERAN BAHASA INDONESIA DALAM PEMBANGUNAN

       Untuk dapat meminimalisir adanya gejolak yang mengancam kerukunan dan kesatuan bangsa, bahasa Indonesia adalah sebagai alat pemersatu untuk menjaga stabilitas nasional sehingga tercipta masyarakat yang kondusif yang pada akhirnya mempercepat proses pembangunan di berbagai bidang di seluruh wilayah nusantara

       Proses pembangunan yang terfokus hanya dapat terwujud jika suatu bangsa dan masyarakatnya hidup dalam suana damai dan rukun dan bahasa Indonesia telah menjalankan perannya untuk menjaga stabilitas nasional yang merupakan syarat untuk mempercepat proses pembangunan dan dalam hal ini bahasa ini turut berperan dalam membangun Indonesia baik dari aspek manusianya maupun pembangunan infrastrukturnya

       Dalam rangka memperkuat peran bahasa Indonesia dalam pembangunan maka dibutuhkan pengembangan bahasa Indonesia itu sendiri. Bergulirnya era globalisasi yang mempengaruhi semua aspek kehidupan baik itu budaya, ilmu dan teknologi membawa pengaruh terhadap perkembangan bahasa Indonesia. Luas wilayah dan bentuk negara kepulauan yang dipisahkan oleh laut dan memiliki latar belakang bahasa daerah masing-masing sangat memungkinkan terjadinya perubahan kosa kata dan dialek di tiap-tiap daerah . Untuk menjaga keutuhan bahasa Indonesia, komunikasi yang intensif antar daerah harus dioptimalkan.

2.3. PERAN BAHASA INDONESIA DI ERA GLOBALISASI

       Dalam proses perjalanan suatu bangsa, pastilah akan melakukan suatu hubungan dengan bangsa lain dan tidak terkecuali bangsa Indonesia yang mana semakin hari hubungan yang terjadi antar bangsa-bangsa di dunia menjadi semakin intens sebagai akibat dari perkembangan teknologi yang menciptakan hubungan antar berbagai negara semakin meluas

       Di era globalisasi ini, peran bahasa Indonesia perlu digalakkan oleh setiap warga negara. Hal ini bertujuan agar bangsa Indonesia tidak terbawa oleh pengaruh dan budaya asing yang tidak sesuai dengan bahasa dan budaya bangsa Indonesia. Pengaruh asing yang tidak sesuai dengan budaya bangsa hanya akan mengikis identitas bangsa indonesia dan salah satunya adalah bahasa Indonesia

       Pertukaran informasi yang sangat luas yang terjadi di era globalisasi seperti sekarang ini sangat rentan terhadap pergeseran nilai budaya dan salah satu cara yang dapat ditempuh untuk menghindari pergeseran nilai budaya adalah dengan kesadaran dan setia terhadap budaya asli bangsa indonesia yang salah satunya adalah bahasa indonesia

       Sikap kesetiaan berbahasa Indonesia tercermin jika bangsa Indonesia lebih suka memakai bahasa Indonesia daripada bahasa asing namun tetap terbuka dengan budaya asing dengan memahami batasan-batasan yang tidak bertentangan dengan norma, etika, dan budaya sendiri. Bangsa Indonesia tidak mungkin menutup diri dari hubungan internasional. Oleh karena itu, bisa membedakan mana pengaruh positif dan mana pengaruh yang negatif adalah suatu keharusan.

       Sikap positif dengan menunjukkan rasa cinta kepada bahasa, tanah air, dan memahami identitas bangsa adalah perisai untuk tetap eksis dalam era globalisasi tanpa harus merendahkan dan bersikap kaku terhadap budaya bangsa lain

BAB III
PENUTUP

KESIMPULAN

       Secara formal bahasa Indonesia mempunyai empat kedudukan, yaitu sebagai bahasa persatuan, bahasa nasional, bahasa negara, dan bahasa resmi. Selain memiliki peran penting di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, Dengan demikian bahasa Indoensia dan juga bahasa daerah memiliki peran penting di dalam memajukan pembangunan masyarakat di dalam berbagai aspek kehidupan.

DAFTAR PUSTAKA



Karena ini hanyalah sebagai contoh makalah maka untuk daftar pustaka tidak saya sertakan namun pada intinya daftar pustaka adalah sumber bahan/referensi yang anda jadikan rujukan dalam pembuatan makalah tersebut, misalnya anda mendapatkan sumber dari internet seperti wikipedia maka anda masukkan alamat/link dari sumber rujukan tersebut dan sebaiknya sumber referensi berasal dari banyak sumber yang kompeten dan obyektif tentunya

Rabu, 06 Agustus 2014

hai sobat ini adalah cerpen ku yang pertamaa maaf nih aku soalnya blog pertama ..:)
ini ceritanya belum selesai. Nanti aku lanjutin kalo ada waktu byee...
selamat membaca




Senyuman Yang Terakhir

            Salah apakah aku terhadap sahabat ku , selama ini aku selalu merindukanmu kau adalah sahabat terbaikku. Sepanjang perjalanan aku merasa kau ada di sisiku ..  Wulan sebenarnya aku membutuhanmu di saat aku sendiri aku berharap kita akan menjadi suster .. itu kata terakhirmu untukku hidup harus serius jika gak serius maka untuk apa hidup di dunia ini ..
            Tepat jam 06.00 aku bergegaske kamar mandi untuk berangkat ke sekolah Majijo High. Saat aku memasuki sekolah aku melihat ada anak  yang berkelahi memang anak di negara ini rata rata bisa berkelahi apalagi perempuannya, tapi aku sudah berjanji kepada Wulan untuk gak berkelahi lagi karena Wulan meninggal karena aku.
            Ting tong ... belpun sudah berdering aku pun segera masuk ke kelas. Saat di kelas
“ Anak anak perkenalkan dia adalah Nabila dia adalah tranfersal murid, Bil kamu bisa duduk di sebelah sana “
“ Iya pak ..” jawabku sambil berjalan ke tempat duduk yang sudah di perinahkan oleh bapak guru
“ Hei Transfersal murid, berani juga ya sekolah di sini ..” panggil seseorang yang ada di belakang bangkuku
Aku pun hanya bisa menoleh kebelakang dan menatap matanya saja.
“ Hei dasar kau mengapa tak menjawab pertanyaanku ..?”
“ Hei Dera kamu duduk yang benar ..!!! “ bentak pak guru
“ hishh..!!”
Ting tong .. Bel pun sudah menunjukkan untuk istirahat, aku pun langsung menuju ke tempat yang sepi agar aku bisa membaca buku pemberian Wulan saat itu.
Tiba tiba ada anak yang bertengkar di belakangku
            BRUKKK ...
“ Hei kamu jangan sok deh jadi pahlawan sekolah ini ..!!” Bentak Dera dari Team Popustuck
“ Huh pahlawan apakah kau seriuss ..!! hahahahah ..???” Tambah sahabatnya Dera yaitu Berlian
“ Pahlawan ,aku selalu seriuss ..!!!” jawab anak yang hampir di bunuh oleh Team Popustuck
“ Aku selalu serius untuk menjalani hidup, jika aku gak serius untuk apa hidup..!!!” sahutku sambil nada marah.
“ Hei kenapa sih kamu kok nyaut aja, serius mau bantuin anak pecunddang ini hahah sama sama pecundang sih..hahahahah!!!” jawab Dera
15 menit aku pun menghabisi mereka dengan tangan kosongku aku gak suka jika ada seseorang yang hidupnya gak mau serius .. aku sangat benci apalagi kata Wulan itu membuat aku bisa serius menjalani hidupku ..
“ Apakah kamu serius , “ jawab seseorang yang hampir di bunuh oleh Team Popustuck
Akupun berjalan meninggalkan mereka yang terisak kesakitan, ada perempuan yang melihatku dengan pesimis akupun langsung menghiraukannya  lalu pergi
Saat di kelas..
“ Abill..!!” panggil seseorang dari belakang, dan itu ternyata anak kemarin yang hampir di bunuh oleh team Popustuck dia bernama Alfina
Akupun langsung menarik kursi bangkuku lalu aku membereskan buku dan bergegas pulang.aku langsung bergegas ke tempat kerjaku yaitu menjadi pembantu suster hanya ini yang bisa kulakukan unu bisa menjadi suster seperti yang dikatakan Wulan.
“ Selamat malam Bil..” panggil ramah salah satu suster ,lalu ku balas dengan senyumanku
“ Jugha ..” jawabku
Akupun berjalan menuju tempat pengambilan baju atau bisa di bilang tempat jemuran para pasien.
“ Hey kamu udah kalah , ngapain kok beraninya main lagi..!!!” ucap pasien yang sedang bermain kartu
“ Oh gak bisa aku belum kalah ..!!!” jawab salah satu pasien yang satunya
“ Oh minta berantem kau ..!!!”
“ Oh nantang lo..!!!”
Akupun langsung menghampiri dan langsung melerai para pasien yang hampir bertengkar.
“ Sudah, ini adalah rumah sakit..” ucapku tiba tiba
“ Huh.. ? “ ucap pasien perempuan cantik yang duduk di sebelah para pasien yang hampir bertengkar itu.
Akupun langsung bekerja hingga selesai, jam sudah menunjukkan waktu 20.00 malam saatnya aku harus pulang.
Akupun berjalan melewati jalan pintas.sesampai di rumah
“ Oh sudah pulang, bagaimana sekolahmu..?” tanya ayah
“ Seperti biasa ..” jawabku
“ Oh.., bagaimana sudah punya temankah..?”
“ Aku gak berharap punya sahabat” jawabku sambil mengambil makanan yang ada di depanku.
Selesai makan aku langsung pergi ke kamar untuk belajar
Aku pun membuka buku yang ada fotoku dengan Wulan .. begitu bahagianya jika aku bisa bersamanya selamanya , hanya gara gara aku ingin berubah Wulan meninggal demi aku .. Wulan ..
Esoknya
“ Pagi Abell..” panggil Fina
Akupun menghiraukannya dan meninggalkan dia .. saat di kelas
“ Abell apakah kamu mau buah..? apa kamu mau makanan utama akan ku belikan kok ..” ucap Fina dengan menawarkanku makanan.
Akupun menggelengkan kepalaku.
“ Abell aku mau bicara sesuatu denganmu.. AAKUU INGINN JADII PENGIKUTTMUU..” ucap Fina dengan sujud di kakiku
“ Huh sudahlah gak usah seperti itu ..” jawabku
“ Abell..”
“ Umm.. bisakah kamu gak panggil aku dengan panggilan Abell..?”
“ Huh apakah kamu gak suka ..?”
“ Huh pengikutt “ ucap serentak Team Popustuck yang ada di belakang bangkuku
Akupun langsung meninggalkan Fina dan bergegas ke tempat sepi yang bisa membuatku nyaman dan tenang.
Saat di perjalanan aku bertemu dengan anak perempuan yang sudah 2 tahun sekolah di Majijo High mereka adalah Team Kodaina Sister, katanya mereka kuat
“ Hei Nabila anak transfersal murid beraninya kamu melewati kita dengan tatapan yang seperti itu ..!!” panggil salah satu anak dari Team Kodaina
“ Hey katanya kamu kuat sampa sampai kata Team Popustuck kalah denganmu..?”
“ Selamat pagi ..” jawabku
“ Huh , maksudmu apa ..?”
Akupun langsung melanjutkan perjalananku , tiba tiba kedua saudara yaitu Team Kodaina menyetopku di saat aku berjalan ..
“ Hey apakah kamu serius mau pergi ..!!!”
“ Seriuss..??”
Tahan bil tahan kamu gak boleh bertengkar kamu kan sudah berjanji sama Wulan agar gak berantem lagi. Aku membatin sambil mengepalkan tangan yang penuh dengan perasaan dendam
“ Bisakah aku pergi ..” ucapku
“ Huh ..?”
Akupun melanjutkan perjalananku menuju kelas
“ Abell..!!!” panggil Fina dari belakangku
“ Ini untukmu makan yah.. ini dia ayam yang paling terlezat di dunia ..!!!”
Akupun menggelengkan kepalaku
“ Apakah kamu gak suka “
“ Bukannya gak suka tapi aku tidak lapar , makanlah dengan teman yang lainnya “
Akupun langsung menuju tempat dudukku yang ada di dekat jendela kelas , lalu aku melihat ke luar jendela ada anak yang di tawur disana tiba tiba ada sahabatnya yang menolongnya .. akupun langsung teringat oleh Wulan saat itu
Lalu aku mengenggam gelang tangan dan kalung pemberian Wulan itu membuatku membayangkan saat dia menolongku
“ Hey Bil mengapa kamu berantem sendirian .. aku masih meragukan kemampuanmu..”
“ Huh..? sebaiknya tolong aku..!!”
“ Sekarang tentang serius bukan untuk main main lagi ..”
“ Iya “
“ Kita serang dengan aba abaku”
“ Iya “
“Bil apakah kamu gak papa..kenapa kamu kok bengong ..?” panggil Fina tiba tiba
“ Huh..? gak papa” jawabku sambil membaca buku
Tiba tiba anak anak dari suatu geng yang katanya terkuat di Majijo High.
Brukk ...
Dia langsung menendang mejaku hingga bukuku terjatuh, akupun terkejut lalu aku mengambil meja dan bukuku yang terjatuh, lalu dia mengenggam tanganku erat , akupun berusaha untuk melepaskan genggamannya .
“ Nabila.. maukah kau bertanding dengan ku..?”ucap dia tiba tiba
“ Ha.. Geriskha anak dari Hukegaruka fams dia salah satu queennya “ ucap tiba tiba Dera ketua Team Popustuck.
“ Hei kau siapa ..? beraninya kau bilang seperti itu ke Abill..?” Jawab Fina sambil mendorong badan ku kebelakang seolah olah dia mau melindungiku
“He..!!! apakah kamu pengikutnya ..? hAhahah..!! apaka kamu serius ”
“ Nabila akan ku tunggu nanti kau ..!!!” Bentak dia tiba tiba
“ Sudah pergii sana ..!!” bentak Fina tiba tiba sambil menatap diriku
“ Jika kamu gak datang.. lihat saja ..!” jawab dia sambil meninggalkan kelas
Akupun langsung duduk di tempat dudukku sambil membaca bukuku lagi.
Belpun telah berbunyi berarti itu tandanya saatnya pulang. Saat diperjalanan aku bertemu lagi dengan Team Kodaina di menyegat diriku dan Fina .
“ Nabila ..!!!”
Tiba tiba dia mengambil bukuku dari tasku
“ Huh ini buku apa’an kimia huh .. kau sangat anak yang baik hati sekali huh..?”
Lalu ia menyobek bukuku bagian tengahnya .
“ Nabila .. bukumu..?” ucap Fina dengan raut muka yang sedih
Akupun langsung megambil bukuku tersebut dan langsung berjalan ke tempat kerjaku .
“ Selamat siang Nabila .. ?” panggil seorang suster dari belakangku
“ juga .. semoga harimu indah “
“ Huh apakah Nabila kerja sampingan menjadi pembantu suster jadi buku itu sangat berharga donk ..” Bisik Fina sambil mengumpat di belakang tong sampah.
Lalu akupun angsung mengganti pakaian seragam ekolahku dengan seragam pembantu suster dan langsung mengerjakan tugas ku yaitu ke tempat penjemuran lagi .
“ Hei sekarang aku yang menendang  bola itu ,..!!” ucap anak perempuan cantik dari kejauhan
“ Huh gak bisa ini giliranku ..!!!”
Lalu ia melihatku dan ia megajakku untuk bermain sepakbola di halaman rumah sakit.
“ Hei anak perempuan mau gak kamu main ..? bersama kami .?” panggil anak perempuan itu tiba tiba.
“ Huh maaf , aku banyak kerjaan hari ini ..” jawabku sambil tersenyum
“ Hei kamu umur berapa ..?” tanya pasien perempuan itu
“ Umur 16 tahun , yasudah saya mau pergi dulu ..”
“ Namamu siapa ..?”
“ Nabila, kamu..?”
“ Feriskha, salam kenal yah ..?’
            “ Hei bagaimana ia mau gak main sepak bola sama kita ..”
            “ Hem gak bisa katanya dia , dia sibuk ..? “
            “ Oh baiklah kita lanjut saja ..”
Setelah aku menyelesaikan pekerjaan ku akupun langsung pulang di saat aku perjaanan pulang aku merasa tidak enak dengan Fina .  akupun langsung mencarinya 
“ Hei Geriskha .. aku ingin kau berantem denganku , jadi kau gak usah menantang lagi dengan Abill" Bentak Fina di depan markas Geriskha .
“ Oh kamu .. padahal aku lagi gak menunggu kamu , tapi kok yang datang si babi besar ..?” jawab Geriskha sambil terawa
Selama di perjalanan pulang aku bertemu Dera ...
“Hei Nabila teman bodohmu .. “
Akupun hanya terdiam mendengar apa yang dikatakan oleh Dera, kaupun sadar bila Fina itu sayang sama aku, padahal aku gak berharap jika dia menjadi temanku.. lalu aku berlari menuju markas Geriskha ...
Setelah di tempat markas Geriskha aku melihat Fina terjatuh ,, dia tetap melawan Geriskha walaupun dia sudah banyak mengeluarkan darah dari hidungnya, akhirnya Fina pun pingsan akupun langsung menolong dia yang sedang terisak kesakitan itu.
“ Hey.. Nabila ..!!” panggilnya sambil menarik bajuku ke belakang .
Akupun berusaha melepaskan tangannya dari pundakku dan menolong Fina yang sedang terjatuh di lantai.
“ Abill”
“ Sudah jangan banyak bicara “
“ Hey apakah kamu serius untuk menolong anak pecundang ini huh ..?”
“ Seriusss..?” jawab serentak teman teman Gersikha itu
“ Aku selalu serius, jika aku gak serius maka untuk apa aku hidup huh..!!”
Lalu selama setengah jam akupun berkelahi dengannya .. dia adalah saingan terkuat .. sampai sampai hidungku berdarah
“ Oh Nabila kamu sangat kuat aku ..aku”
Akupun langsung mengulurkan tanganku kepadanya
“ Ayo kamu kan kuat “
“ Iya “
“ Abell ayo kita pulang “